Terungkap, Rahassia Tenun Murah

Monday, June 12th 2017.

“Adik ku baru saja membeli tenun, harganya lumayan mahal sekitar 400K, kok kamu bisa menjual seharga 150K ?, padahal motif dan warnanya sama?” Cerita seorang teman di seberang pulau dalam chatnya siang itu. Dengan ala kadarnya saya mencoba menjelaskan, ahirnya dia memesan tenun dengan motif yang sama dengan adiknya, ga tahu alasan pastinya mungkin sekedar ingin membandingkan apakah benar-benar sama atau tidak.

Bagi kami para pengrajin masalah harga kadang memang menjadi delema, seperti memakan buah simalakama. Idealnya kami memang menjual produk kami dengan harga yang relative mahal sesuai jerih payah yang kami lakukan. Untuk mendapatkan selembar kain kami memerlukan proses panjang dari pemintalan benang, menyusun motif, pewarnaan, menyusun untaian benang ke dalam alat tenun hingga menenun satu demi satu benang itu hingga menjadi lembaran kain siap jual. Namun jika kami menjual hasil kerajinan dengan harga yang relative mahal, konsumen menjadi terbatas akibatnya hanya beberapa lembar kain tenun yang dapat kami jual tiap bulannya. Hal ini berpengaruh juga terhadap pendapatan kami sebagai pengrajin, sedangkan kebutuhan sehari-hari tak bisa lama menunggu. Inilah yang membuat kami harus memutar otak agar dapur tetap mengepul namun jerih payah kami tetap dihargai dengan layak.

Sebagai salah satu ihtiar kami dalam mengatasi masalah tersebut kami bupaya membuat varian produk yang lebih beragam. Sehingga harganya juga beragam mulai dari harga yang sangat terjangkau, menengah, hinggga harga yang relative mahal. Hal ini semata-mata untuk memperluas jangkauan pasar sehingga kain tenun bisa dinikmati siapa saja dari kalangan mana saja tanpa kelas social tertentu. Lalu apa yang menyebabkan harga tenun bisa murah ? Berikut ini kami sampaikan rahasia kami sebagai pengrajin kenapa harga tunun bisa murah (Karena rahasia, jangan bilang-bilang orang ya…. Hehe)

Rahasia tenun murah.

Bagi pembali di Indonesia harga masih menjadi patokan utama dalam berbelanja, apa lagi di era digital sekarang ini dengan mudahnya pembeli bisa membandingkan harga dari satu toko online ke toko online yang lain. Hanya saja pembeli tetap harus berhati-hati tidak semua yang berharga murah kualitasnya baik, dan tidak semua yang harganya mahal kualitasnya jelek. (kebalik ya, ga apa lah sengaja…). Beberapa hal yang membuat harga tenun menjadi murah adalah :

  1. Rantai Pemasaran.

Ini yang paling utama dan paling penting untuk diperhatikan, sesuai hukum ekonomi : semakin panjang rantai pemasaran tentu harga akan semakin tinggi karena setiap titik dari rantai pemasaran tersebut mereka mengambil margin keuntungan dalam julah tertentu. Bahkan kadang kami sebagai pengrajin merasa “iri”, mereka yang hanya memasarkan produk kami, bisa mendapat keuntungan yang lebih besar dari kami para pengrajin, sedangkan kami yang bergulat mati-matian hanya mendapatkan segitu saja (hehe.. kok malah curhat). Lanjut bro…. jadi kalau ingin mendapat harga tenun yang murah ya beli saja langsung di pengrajin pasti harga lebih murah. Tapi masalahnya para pengrajin itu lebih terfokus untuk produksi sehingga kadang lemah di pemasaran akibatnya tidak banyak bisa menjual. Dalam kondisi seperti ini hadirnya para pemasar/sales atau distributor tetap diharapkan bisa menjadi mitra yang baik bagi para pengrajin.

  1. Bahan untuk tenun

foto akarmedia.com

Bahan untuk membuat kain tenun adalah benang, ada beberapa pengrajin yang membuat sendiri benang dangan cara memintal dari bahan-bahan alami seperti kapas, bulu domba, sutra atau bahan lain yang dapat dijadikan benang. Ada juga pengrajin yang menggunakan benang yang sudah jadi dari pabrik, tentu hal ini lebih praktis. Kalau menggunakan benang yang sudah jadi maka jenis benangnya bisa sangat beragam mulai dari jenis katun (katun biasa, katun mercerised), polyester,rayon, benang sutra dan sebagainya, begitu juga merek dagangnya sangat beragam. Harganya juga sangat beragam mulai dari harga yang murah sampai yang mahal. Harga bahan tenun inilah yang turut serta mempengaruhi harga kain tenun yang nanti akan dihasilkan. Semakin mahal harga bahannya maka semakin mahal pula harga jual tenun yang nanti dihasilkan. Karena bahannya beragam tentu anda tinggal menyesuaikan saja dengan kegunaan kain tenun yang nantinya akan dibeli, jika untuk keperluan sehari-hari bahan katun jukup bagus dan relative terjangkau harganya. Namun jika anda mengiginkan kualitas terbaik untuk keperluan khusus tentu bisa menggunakan bahan dari benang sutra, lebih halus dan elegan tentunnya.

  1. Besar Kecilnya benang

Foto : fiftinline.com

Besar kecilnya benang berpengaruh terhadap kecepatan proses penenunan. Jika benangnya lebih kecil atau halus tentu memerlukan waktu yang lebih lama untuk mencapai satuan luas tertentu jika dibanding menggunakan benang yang besar untuk satuan luas yang sama. Bahasa mudahnya jika menggunakan benang halus, satu lembar kain bisa ditenun dalam waktu satu minggu, maka jika menggunakan benang yang lebih besar bisa hanya memerlukan waktu setengahnya saja atau bahkan sehari bisa seslesai. Dengan demikian benang yang lebih besar menghasilkan kain tenun yang lebih murah harganya. Meski demikian ini tidak berlaku untuk benang yang dipintal sendiri. Misalnya benang sutra hasil pintal sendiri dari sutra alam biasanya menghasilkan benang yang agak besar karena dipintal secara manual, ini harganya tidak bisa lebih murah karena perlu sumberdaya yang lebih untuk menghasilkan benang tersebut.

  1. Jumlah warna

Foto :baltyra.com

Pada jenis tenun ikat, benang putih disusun sedemikian rupa kemudian diikat menggunakan tali plastic. Benang ini kemudian dicelupkan ke dalam pewarna, selanjutnya benang di jemur hingga kering. Ketika dibuka ikatannya maka warna benang pada bekas ikatan tali tadi tetap berwarna putih sedangkan lainya berwarna sesuai pewarna yang digunakan. Untuk menghasilkan beberapa warna berarti harus mengulangi pencelupan dan pengikatan benang tersebut ke dalam warna berbeda begitu seterusnya sehingga semakin banyak warna semakin lama waktu proses pewarnaanya. Dengan demikian semakin banyak warna semakin mahal kain tenun yang dihasilkan, jadi kalau menginginkan tenun murah pilihlah beberapa warna saja.

  1. Kerumitan motif

Pada Jenis tenun ikat, motif tenun didapatkan dengan pewarnaan pada benang yang digunakan. Semakin rumit motifnya berarti semakin banyak ikatan pada benang bahan tenun tersebut. Bahasa mudahnya semakin rumit motifnya semakin lama proses pewarnaan dan proses penenunan sehingga hasil akhirnya harganya lebih mahal. Jadi jika menginginkan tenun dengan harga murah pilih saja motif-motif yang sederhana dan tidak terlalu rumit.

  1. Lebar dan panjang kain tenun

Meski terlihat sama, ternyata kain tenun mempunyai ukuran berbeda baik panjang maupun lebarnya. Rata-rata berkisar 120 – 250 cm. Ada yang lebih maupun kurang dari ukuran tersebut. Tentu saja luasan kain tersebut berpengaruh pula terhadap harga. Semakin luas kainnya tentu semakin mahal harganya begitu juga sebaliknya. Lalu bagaimana cara menyiasatinya ? ya, belanjalah sesuai keperluan. sebelum membeli kain sebaiknya anda sudah punya bayangan akan dibuat apa kain tersebut, sebaiknya anda juga sudah tahu berapa panjang dan lebar kain yang anda butuhkan untuk membuat model fashion tersebut, disesuaikan dengan tubuh anda tentunya. Dengan cara ini anda tidak akan membeli kain yang terlalu panjang sehingga malah menjadi mubazir.

  1. Display dan Packaging

Foto : lucianancy.com

Sebagus apapun sebuah produck, jika display dan packagingnya tidak menarik pasti anda juga tidak tertatik membelinya. Namun tahukah anda untuk semuanya itu diperlukan tambahan biaya. Untuk membangun toko yang representatif tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit, begitu juga dengan packaging yang menarik memerlukan tambahan biaya. Nah, tambahan-tambahan biaya ini pada ahirnya akan dibebankan kepada konsumen lewat penambahan harga jual produk tersebut. Dalam situasi seperti ini toko online layak anda pertimbangkan, mengapa ? karena dengan toko online pengrajin bisa memasarkan produknya dengan biaya lebih murah jika dibandingkan harus mendirikan toko fisik untuk mendisplay hasil kerajinannya. Hal ini juga yang menyebabkan hasil kerajinan tenun bisa sampai di tangan anda dengan harga lebih terjangkau. Hanya saja anda juga mesti berhati-hati jika bertransaksi secara online. Pilihlah toko online yang sudah punya reputasi baik sehingga anda tidak kecewa berbelanja.

 

Demikian beberapa rahasia dibalik tenun murah versi kami, semoga dapat membantu anda memperoleh harga kain tenun yang sesuai dengan keinginan anda.